Optimise  

Pertumbuhan kredit kembali naik tipis pada Juli 2023 menjadi 8,5% yoy dari sebelumnya 7,7% yoy. Hal ini merupakan indikator yang baik dari perekonomian yang berkembang. Bank Indonesia memperkenalkan instrumen baru SRBI (Sekuritas Rupiah Bank Indonesia) guna menarik arus dana asing dan mengoptimalkan obligasi pemerintah yang dimiliki Bank Indonesia. Kami melihat kecil kemungkinan imbal hasil obligasi pasar uang dalam negeri kemungkinan tidak akan naik lebih lanjut seiring dengan perkembangan terkini di ekonomi AS dan juga didukung oleh melimpahnya likuiditas di pasar domestik. Oleh karena itu, kami memiliki posisi underlying yang lebih besar pada obligasi pasar uang dibandingkan deposito bank. Kecil kemungkinan bagi Bank Indonesia untuk kembali menaikkan suku bunga acuan BI 7D RRR di atas 5,75% karena nilai tukar Rupiah saat ini masih relatif stabil dan inflasi yang rendah.

Rekomendasi Produk

Produk
MIPU

Reksa Dana MIPU berinvestasi pada Instrumen Pasar Uang dengan segmen Jangka Pendek dan dikategorikan berisiko Rendah.
Investor memiliki risiko atas Portofolio Pasar Uang tersebut.

MPUS

Reksa Dana MPUS berinvestasi pada Instrumen Pasar Uang Syariah dengan segmen Jangka Pendek dan dikategorikan berisiko Rendah.
Investor memiliki risiko atas Portofolio Pasar Uang Syariah tersebut.


Info Lebih Lanjut

Hubungi Mandiri Investasi - (021) 526 3505
Whatsapp Mandiri Investasi - 0816 86 0003
Email Mandiri Investasi - [email protected]
Mandiri Investasi - www.mandiri-investasi.co.id
Moinves - www.moinves.co.id


DISCLAIMER

Pendapat yang diungkapkan dalam artikel adalah untuk tujuan informasi umum saja dan tidak dimaksudkan untuk memberikan saran atau rekomendasi khusus untuk individu atau produk keamanan atau investasi tertentu. Ini hanya dimaksudkan untuk memberikan edukasi tentang industri keuangan. Pandangan yang tercermin dalam konten dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan. Seluruh data kinerja dan return investasi yang tertera di artikel ini tidak dapat digunakan sebagai dasar jaminan perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana.