Highlights

IHSG naik 1% selama seminggu dan yield obligasi 10 tahun turun 14 bps menjadi 6,76% dari seminggu sebelumnya di 6,9%. Selain itu, Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan 7D RRR di 4%, Deposit Facility di 3,25%, dan Lending Facility di 4,75%. Menurut BI, hal tersebut diambil untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah. Pertumbuhan kredit mendekat nol di 0,12% sedangkan Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 11,6% di bulan Agustus. Neraca dagang Indonesia bulan September kembali mencatatkan surplus sebesar USD 2,44 milyar, dimana ini adalah bulan kelima berturut-turut Indonesia mengalami surplus. IMF menurunkan perkiraan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia 2020 menjadi -1,5% dari -0,3% sebelumnya, namun mempertahankan asumsi 2021 di 6,1%.

Picture of The Week

Countries that were unable to control their outbreaks have tended to suffer the most economic pain
Sumber: FT

Indonesia masih mencatatkan kasus positif Covid – 19 harian sebanyak lebih dari 4,000 per hari. Jika mengikuti jumlah kasus kematian akibat Covid – 19, Indonesia tercatat secara keseluruhan sekitar 12 ribu jiwa.  Namun angka tersebut masih jauh dibawah dibandingkan dengan negara – negara maju sekalipun. Indonesia termasuk negara yang cukup baik penangan Covid – 19  dibanding dengan negara lain sehingga kejatuhan pertumbuhan PDB tidak seburuk negara berkembang dan negara maju lainnya.

Important Date

  • 19 Oktober – China GDP growth 3Q20 , Indonesia 2W Sep sales
  • 22 Oktober – ECB Speech, US Jobless claim

Produk YTD Performance
Jakarta Composite Index: JCI -19,0%
Saham
Mandiri Investa Atraktif: MITRA -22,2%
Mandiri Investa Asean 5: ASEAN5 -15,0%
Mandiri Global Sharia Equity Dollar: MGSED +25,4%
Pendapatan Tetap
Mandiri Investa Dana Utama: MIDU +5,4%
Mandiri Investa Obligasi Nasional: MINION +11,9%
Mandiri Investa Dana Obligasi Seri II: MIDO2 +6,1%
Investa Dana Dollar Mandiri: IDAMAN +4,2%

DISCLAIMER

‌Pendapat yang diungkapkan dalam artikel adalah untuk tujuan informasi umum saja dan tidak dimaksudkan untuk memberikan saran atau rekomendasi khusus untuk individu atau produk keamanan atau investasi tertentu. Ini hanya dimaksudkan untuk memberikan edukasi tentang industri keuangan. Pandangan yang tercermind dalam konten dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan. Seluruh data kinerja dan return investasi yang tertera di artikel ini tidak dapat digunakan sebagai dasar jaminan perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana.