Highlight  ‌

Setelah bertahan sebelumnya, pada minggu lalu IHSG akhirnya turun 0,9% WoW menjadi 6.639 dari sebelumnya 6.698. Indeks LQ45 juga turun 1,1% WoW menjadi 942 dari seminggu lalu di 952. IndoGb bertahan 6,31% pada minggu lalu, sama seperti minggu sebelumnya. Nilai tukar mendekati Rp 15,000/USD (turun 0,4% WoW).

Inflasi Jepan di bulan Juni 2023 turun menjadi 3,2% YoY dari bulan sebelumnya 3,5% YoY dan perkiraan consensus 4,1% YoY. Bank of England menaikan suku bunga 50 bps menjadi 5% dari 4,5%.

Bank Indonesia menahan suku bunga acuan BI 7DRRR di 5,75% di bulan Juni 2023. Lending rate dan deposit rate bertahan pada 6,5% dan 5% masing – masing. Pertumbuhan kredit pinjaman berada pada 9,4% YoY di Juni 2023, naik dari 8,1% YoY di bulan sebelumnya.

Picture of the week

Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan 5,75% di Juni 2023 dan merupakan bulan kelima berturut-turut pada rate yang sama. BI menyatakan akan tetap mempertahankan stabilitas nilai tukar Rupiah melalui 3 cara: i) intervensi di pasar valas dengan transaksi spot, Domestic Non-deliverable Forward (DNDF) serta pembelian/penjualan Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder, ii) twist operation melalui penjualan SBN di pasar sekunder untuk tenor pendek guna meningkatkan daya Tarik imbal hasil SBN bagi masuknya investor portfolio asing dan iii) optimalisasi TD (time deposit) Valas DHE (Dana Hasil Ekspor) serta penambahan frekuesi dan tenor lelang TD Valas jangka pendek dengan suku bunga kompetitif. Selain itu BI juga meningkatkan stimulus kebijakan makroprudensial melalui penyaluran kredit pada sektor hilirisasi (pertambangan, pertanian, perkebunan, dan perikanan), perumahan, pariwisata, serta meningkatkan inklusi keuangan (UMKM dan KUR). Pertumbuhan kredit pada bulan Mei 2023 meningkat menjadi 9,39% YoY dari bulan sebelumnya 8,1% YoY (Pic 1). Kami melihat BI kemungkinan masih akan menggunakan instrumen lain dan belum akan mengubah suku bunga acuan karena BI juga ingin memperkuat sinergi kebijakan moneter dengan kebijakan fiskal Pemerintah dalam menjaga pertumbuhan ekonomi nasional.

Important Date

  • Fri, 30 JUN23 EU: Unemployment rate
  • Fri, 30 JUN23 US: PCE rate, Personal Spending

Produk 3M Performance YTD Performance
JCI -0,8% -3,1%
LQ45 +1,4% +0,6%
Saham
MITRA +6,1% +5,3%
MICB +5,9% +4,3%
ASEAN5 +6,2% +3,9%
MGSED +7,7% +16,5%
Pendapatan Tetap
MIDU +2,32% +2,62%
MINION -0,98% -1,35%
MIDO2 +3,99% +5,35%
IDAMAN +0,52% +0,93%

Info Lebih Lanjut

Hubungi Mandiri Investasi - (021) 526 3505
‌Whatsapp Mandiri Investasi - 0816 86 0003‌
‌Email Mandiri Investasi - cs@mandiri-investasi.co.id‌
‌Mandiri Investasi - www.mandiri-investasi.co.id
‌Moinves - www.moinves.co.id


DISCLAIMER

‌Pendapat yang diungkapkan dalam artikel adalah untuk tujuan informasi umum saja dan tidak dimaksudkan untuk memberikan saran atau rekomendasi khusus untuk individu atau produk keamanan atau investasi tertentu. Ini hanya dimaksudkan untuk memberikan edukasi tentang industri keuangan. Pandangan yang tercermin dalam konten dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan. Seluruh data kinerja dan return investasi yang tertera di artikel ini tidak dapat digunakan sebagai dasar jaminan perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana.