Highlight

Selama sepekan indeks saham IHSG dan LQ45 mengalami tekanan koreksi, namun akhirnya bisa berbalik dan naik tipis. IHSG bergeser +11 poin (+0,18%) dan LQ45 +4 poin (+0,46%) selama seminggu. Yield dari INDOGB 10 tahun mengalami kenaikan 8 bps menjadi 6,24%.

Hasil pertemuan FOMC mempertahankan suku bunga acuan US di 0% - 0,25%. The Fed akan menurunkan stimulus di akhir tahun serta meperkirakan akan menaikan suku bunga sebanyak 3x sampai akhir tahun 2023.

Bank Indonesia menahan suku bunga acuan di 3,5%. Pertumbuhan pinjaman mengalami pertumbuhan 1,16% yoy, dibandingkan bulan Juli +0,5% yoy. Money supply M2 Agustus naik 6,9% yoy, lebih rendah dibandingkan Juli 8,9% yoy. Penggunana dana PEN per 17 September sebesar Rp395,9trn atau 53,2% dari total budget Rp744,7trn.

Picture of the week

Berdasarkan Big Data Bank Mandiri, Indeks Frekuensi Belanja naik ke 116,4 dan Indeks Nilai Belanja naik ke 101,4. Kedua indeks telah lebih tinggi dibandingkan level ketika PPKM Darurat mulai diberlakukan. Indeks Nilai Belanja telah kembali ke level prapandemi dalam 6 minggu sejak titik terendahnya di 1 Agustus 2021, sedangkan Indeks Frekuensi Belanja terus meningkat di atas level prapandemi. Data ini menunjukan aktifitas masyarakat semakin meningkat dan mendukung pemulihan ekonomi domestik.

Important Date

  • 29 SEP US: Fed Powell Speech
  • 29 SEP EU: ECB Lagarde Speech
  • 01  OCT ID: Markit PMI Manufacturing Sep21, inflasi Sep21
  • 01  OCT CN: PMI Manufacturing
  • 01  OCT US: PMI Manufacturing

Produk 6M Performance YTD Performance
JCI -0,2% +2,8%
LQ45 -6,4% -7,3%
Saham
MITRA -5,1% -6,5%
ASEAN5 -6,2% -8,7%
MGSED +8,4% +6,8%
Pendapatan Tetap
MIDU +3,81% +2,77%
MINION +0,99% -0,31%
MIDO2 +5,31% +0,25%
IDAMAN +0,89% -0,58%

DISCLAIMER

Pendapat yang diungkapkan dalam artikel adalah untuk tujuan informasi umum saja dan tidak dimaksudkan untuk memberikan saran atau rekomendasi khusus untuk individu atau produk keamanan atau investasi tertentu. Ini hanya dimaksudkan untuk memberikan edukasi tentang industri keuangan. Pandangan yang tercermin dalam konten dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan. Seluruh data kinerja dan return investasi yang tertera di artikel ini tidak dapat digunakan sebagai dasar jaminan perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana.