Highlight  ‌

Pada bulan Juni 2023, IHSG menguat 0,4% MoM menjadi 6.661 namun LQ45 melemah 0,4% ke 945. Posisi tersebut membuat IHSG berada pada -2,8% YTD dan LQ45 +0,9% YTD sejak awal tahun. Meskipun indeks utama terlihat seperti tidak memberikan hasil yang cukup baik selama enam bulan pertama, namun kinerja Reksa Dana Saham Mandiri Investasi memberikan investor imbal hasil yang cukup meyakinkan. RD MITRA mampu berkinerja 6,1% ytd (2,2% MoM) dan berada hampir 9% di atas benchmark IHSG. Sama halnya dengan RD MICB yang telah berkinerja baik 5,0% ytd (1,7% MoM) sampai akhir Juni dan meninggalkan benchmark LQ45 sebanyak 4%. RD ASEAN5 ikut memberikan hasil baik 4,6% ytd (2,0% MoM). RD Indeks FTSE ESG tidak kalah kinerjanya dengan 3,9% ytd (0% MoM). Portofolio global RD MGSED berbalik arah dengan berkinerja 15,9% ytd (1,2% MoM) dan menjadi salah satu RD terbaik di kelasnya.

Yield dari IndoGb bertahan di 6,24% di akhir Juni 2023, turun 12 bps selama sebulan (6,36% di May 2023) atau 69 bps selama 6 bulan pertama (6,93% di Desember 2022). Kinerja RD Pendapatan Tetap Mandiri Investasi cukup baik seperti RD MIDU (durasi pendek) 0,7% ytd di luar dividen (sekitar 4% p.a.) dan RD MIDO2 (durasi panjang) 5,3% ytd sampai akhir Juni 2023. Rupiah bertahan stabil di Rp 14.990 per USD di akhir Juni 2023.

Inflasi Eropa pada bulan Juni 2023 terlihat semakin menurun menjadi 5,5% YoY dari bulan sebelumnya 6,1% YoY. Unemployment rate Eropa di bulan Mei 2023 tetap sama seperti bulan sebelumnya April di 6,5%. AS mencatatkan inflasi PCE (Personal Consumption Expenditure) 3,8% YoY di bulan Mei 2023, menurun dari 4,3% YoY di bulan April.

Picture of the week

Kementerian Keuangan menyatakan anggaran fiskal sampai bulan Mei 2023 tercatat surplus Rp 204,3 triliun atau 0,97% dari PDB (5M22 : Rp132,0 triliun atau 0,67% dari PDB) (Pic 1). Pendapatan negara selama lima bulan pertama tahun ini mampu naik 13,0% YoY mencapai Rp 1.209 triliun atau 49,1% dari total APBN (Rp 2.463 triliun). Sedangkan pengeluaran juga tumbuh yakni sebesar 7,1% YoY dalam 5M23 sebesar Rp 1.005 triliun yang berarti baru mencapai 32,8% terhadap APBN (Rp 3.061 triliun). Dengan begitu masih terdapat sekitar 2/3 anggaran yang akan dipergunakan Pemerintah kedepannya. Para ekonom melihat kemungkinan Indonesia akan mencatatkan fiskal defisit terhadap PDB yang lebih kecil daripada yang dianggarkan sekitar 2,8%. Meskipun bisa lebih kecil defisitnya, namun pengeluaran pemerintah akan menjadi pendorong kuat daya beli masyarakat yang berpendapatan kecil dan menengah. Dengan demikian kami melihat ekonomi Indonesia dapat cukup kuat menghadapi gelombang tekanan ekonomi global. IHSG maupun LQ45 diperkirakan masih mampu memberikan kinerja positif pada semester kedua 2023 sehinga RD saham dari Mandiri Investasi akan terus melanjutkan kinerja yang sudah baik seperti yang terjadi selama semester pertama yang kami jelaskan.

Important Date

  • Mon, 03 JUL23
    ID: PMI Manufacturing Jun23, Inflation Jun23
    CN: PMI Manufacturing Jun23
    US: PMI Manufacturing Jun23
  • Thu, 06 JUL23
    US: FOMC Minutes, PMI Service Jun23, JOLTs Job Openings May23
  • Fri, 07 JUL23
    US: Non Farm Payrolls Jun23, Unemployment Jun23

Produk 3M Performance YTD Performance
JCI -0,7% -2,8%
LQ45 +1,8% +0,9%
Saham
MITRA +5,8% +6,1%
MICB +5,6% +5,1%
ASEAN5 +5,7% +4,5%
MGSED +6,3% +15,4%
Pendapatan Tetap
MIDU +2,01% +2,71%
MINION +0,47% -1,35%
MIDO2 +3,42% +5,36%
IDAMAN -0,07% +0,99%

Info Lebih Lanjut

Hubungi Mandiri Investasi - (021) 526 3505
‌Whatsapp Mandiri Investasi - 0816 86 0003‌
‌Email Mandiri Investasi - cs@mandiri-investasi.co.id‌
‌Mandiri Investasi - www.mandiri-investasi.co.id
‌Moinves - www.moinves.co.id


DISCLAIMER

‌Pendapat yang diungkapkan dalam artikel adalah untuk tujuan informasi umum saja dan tidak dimaksudkan untuk memberikan saran atau rekomendasi khusus untuk individu atau produk keamanan atau investasi tertentu. Ini hanya dimaksudkan untuk memberikan edukasi tentang industri keuangan. Pandangan yang tercermin dalam konten dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan. Seluruh data kinerja dan return investasi yang tertera di artikel ini tidak dapat digunakan sebagai dasar jaminan perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana.