Highlight  ‌

IHSG kembali tergerus pada minggu lalu sebesar -0,6% wow menjadi 6.813 dan LQ45 turun lebih dalam sebesar -0,8% wow ke 938. Sama halnya dengan obligasi, yield dari IndoGB melompat 20 bps dalam seminggu menjadi 6,98% dari 6,78% sebelumnya. Meningkatnya yield dari IndoGB karena menyesuaikan kenaikan yield dari US Treasury yang terjadi. Nilai tukar Rupiah masih bergerak stabil di Rp15.200 – 15.300/USD.

Caixin PMI Manufacturing China pada bulan Febuari 2023 meloncat menjadi 51,6 dari sebelumnya 49,2. Berbeda halnya dengan ISM PMI Manufacturing AS yang masih berada pada teritori kontraksi pada level 47,7 di Febuari 2023 dari 47,4 sebelumnya. Untuk Uni Eropa terjadi penurunan pada S&P PMI Manufacturing menjadi 48,5 di Febuari 2023 dari 48,8 sebelumnya. Selain itu, Uni Eropa mencatatkan unemployment rate 6,7% pada Febuari 2023, sama seperti bulan sebelumnya.

Indonesia masih mencatatkan kestabilan pada PMI Manufacturing bulan Febuari 2023 pada level 51,2 dari 51,3 di bulan sebelumnya. Sementara itu, terjadi kenaikan inflasi Febuari di 5,47% yoy dari bulan Januari 5,28% yoy. Namun inflasi inti mengalami penurunan menjadi 3,09% yoy di Februari 2023 dari 3,27% yoy di Januari 2023.

Picture of the week

Sejak pengumuman data tenaga kerja dan PCE yang tidak sesuai perkiraan pasar, yield dari US Treasury 2. 10 dan 30 tahun terus meningkat (Pic 1). Apakah sumber permasalahan ada pada kenaikan gaji sehingga masyarakat AS mencari kerjaan baru dengan upah lebih baik dan membuat inflasi tetap tinggi? Melihat survey yang dilakukan website lowongan kerja, pertumbuhan gaji sudah mulai menurun di AS (Pic 2). Menarik untuk memperhatikan data tenaga kerja karena hal tersebut yang akan menjadi acuan the Fed. Kami masih berpandangan bahwa kenaikan yield di AS akan mendorong yield dari IndoGB naik. Perbedaan spread dibawah 300bps sepertinya tidak akan bertahan sehingga yield dari IndoGB akan terdorong ke level di atas 7%. Kami merekomendasikan investor untuk masuk ke RD pendapatan tetap saat ini karena  ini merupakan kesempatan. Bila data AS pada suatu saat menurun dan itu dapat terjadi setiap saat, maka yield akan kembali berubah arah dan memberikan capital gain.

Important Date

  • Tue, 7 MAR23 ID: Forex reserves Feb23
  • Wed, 8 MAR23 ID: Consumer Confidence Feb23
  • Wed, 8 MAR23 US: JOLTs Job Openings
  • Thu, 9 MAR23 CN: Inflation rate Feb23
  • Fri, 10 MAR23 US: Non-farm payrolls Feb23
  • Fri, 10 MAR23 US: Unemployment rate Feb23

Produk 6M Performance YTD Performance
JCI -5,1% -0,5%
LQ45 -7,9% +0,2%
Saham
MITRA -1,8% +0,6%
MICB -4,0% -0,5%
ASEAN5 -4,6% -0,8%
MGSED +6,2% +6,4%
Pendapatan Tetap
MIDU +1,28% +0,10%
MINION +2,59% -3,15%
MIDO2 +2,89% +0,81%
IDAMAN -1,17% -0,60%

Info Lebih Lanjut

Hubungi Mandiri Investasi - (021) 526 3505
‌Whatsapp Mandiri Investasi - 0816 86 0003‌
‌Email Mandiri Investasi - cs@mandiri-investasi.co.id‌
‌Mandiri Investasi - www.mandiri-investasi.co.id
‌Moinves - www.moinves.co.id


DISCLAIMER

‌Pendapat yang diungkapkan dalam artikel adalah untuk tujuan informasi umum saja dan tidak dimaksudkan untuk memberikan saran atau rekomendasi khusus untuk individu atau produk keamanan atau investasi tertentu. Ini hanya dimaksudkan untuk memberikan edukasi tentang industri keuangan. Pandangan yang tercermin dalam konten dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan. Seluruh data kinerja dan return investasi yang tertera di artikel ini tidak dapat digunakan sebagai dasar jaminan perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana.