Highlight  ‌

IHSG turun 0,7% WoW menjadi 6765 dan LQ45 relatif lebih baik dengan turun hanya 0,1% WoW menjadi 937 sama seperti awal tahun. Yield dari INDOGB 10 tahun naik menjadi 7,04% sebelum tutup ke 6,92% (vs 6,98% di minggu sebelumnya). Pergerakan saham dan bond pada minggu lalu agak tertahan karena komentar Powell dari the Fed yang akan menahan suku bunga acuan pada level tinggi untuk waktu yang lebih lama.

AS mencatatkan non-farm payroll 311 ribu pekerjaan pada bulan Februari 2023, jauh lebih rendah dari 504 ribu pada Januari 2023 namun masih di atas consensus 205 ribu pada bulan sebelumnya. Tingkat pengangguran naik ke 3,6% di Februari dari 3,4% di Januari.

China mencatatkan inflasi 1% yoy (-0,5% mom) pada bulan Feb23, lebih rendah dibandingkan consensus 1,9% dan bulan sebelumnya 2,1% yoy (0,8% mom). Sedangkan PPI China pada Feb23 menjadi -1,4% yoy dari -0,8 pada Jan23. Jepang menahan suku bunga acuan pada -0,1%, sama seperti bulan-bulan sebelumya.

Indonesia mencatatkan cadangan devisa bulan Feb23 sebesar USD 140,3 milyar, dari USD 139,4 milyar pada bulan sebelumnya. IKK pada bulan Feb23 berada pada 122,4, sedikit melemah dari bulan Jan22 di level 123,0.

Picture of the week

Perhatian tertuju pada data tenaga kerja AS (non-farm) bulan Februari 2023 (penambahan 311.000) yang tidak sebesar bulan Januari (504.000) dan tidak sebesar rata-rata 3 bulan terakhir (351.000). Total non-farm payroll Februari 2023 mencapai 155,35 juta orang, hampir 3 juta di atas puncak angka pada Februari 2020 152, 37 juta pekerja (Pic 1). Tingkat pengangguran akhirnya naik ke 3,6% diikuti oleh pertumbuhan upah sudah lebih turun dan jumlah partisipasi tenaga kerja yang meningkat (Pic 2). Dengan memperhatikan dinamika terakhir di mana terjadi kesulitan pada bank di AS, SVD (Silicon Vally Bank), untuk memenuhi kewajiban, The Fed diperkirakan akan sangat berhati -  hati dalam menaikan suku bunga acuan pada akhir Maret ini karena akan membuat bank sulit untuk menyalurkan kredit dengan bunga tinggi. Kami perkirakan momentum ini dapat dipergunakan investor untuk masuk ke RD pendapatan tetap seperti RD MIDO2 dan RD MIDU dengan pergerakan yield sudah mulai masuk pada teritori 7% - 7,5%.

Important Date

  • Tue, 14 MAR23 US: Inflation Feb23
  • Tue, 14 MAR23 US: Core inflation Feb23
  • Wed, 15 MAR23 ID: Trade balance Feb23
  • Wed, 15 MAR23 US: PPI Feb23
  • Thu, 16 MAR23 ID: 7D RRR Mar23
  • Thu, 16 MAR23 EU: benchmark rate Mar24

Produk 6M Performance YTD Performance
JCI -6,6% -1,2%
LQ45 -9,2% -0,0%
Saham
MITRA -2,9% +0,1%
MICB -4,9% -0,7%
ASEAN5 -5,5% -1,3%
MGSED +1,8% +5,8%
Pendapatan Tetap
MIDU +1,28% +0,06%
MINION +3,52% -1,99%
MIDO2 +2,99% +0,75%
IDAMAN -1,09% -0,62%

Info Lebih Lanjut

Hubungi Mandiri Investasi - (021) 526 3505
‌Whatsapp Mandiri Investasi - 0816 86 0003‌
‌Email Mandiri Investasi - cs@mandiri-investasi.co.id‌
‌Mandiri Investasi - www.mandiri-investasi.co.id
‌Moinves - www.moinves.co.id


DISCLAIMER

‌Pendapat yang diungkapkan dalam artikel adalah untuk tujuan informasi umum saja dan tidak dimaksudkan untuk memberikan saran atau rekomendasi khusus untuk individu atau produk keamanan atau investasi tertentu. Ini hanya dimaksudkan untuk memberikan edukasi tentang industri keuangan. Pandangan yang tercermin dalam konten dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan. Seluruh data kinerja dan return investasi yang tertera di artikel ini tidak dapat digunakan sebagai dasar jaminan perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana.