Highlight  ‌

Tekanan pada saham belum mereda, IHSG terkoreksi 1,2% WoW dan LQ45 jatuh 1,4% WoW. Meskipun indeks saham turun, namun equity funds dari Mandiri Investasi mampu menahan penurunan yang terlihat dari RD MICB terkoreksi 0,7% WoW, RD MITRA turun 0,5% WoW dan RD ASEAN5 hanya terkoreksi 0,4% WoW.

Lain halnya dengan obligasi, yield dari IndoGb terus mengalami penguatan. Yield acuan turun 3,5 bps dalam seminggu. Bond funds dari Mandiri Investasi seperti RD MIDU menguat 0,3% WoW dan RD MIDO2 meningkat 0,5% WoW, begitu pula dengan RD MINION yang juga naik 0,5% WoW.

AS mencatatkan inflasi 4,9% pada Apr23, lebih rendah dari bulan sebelumnya dan perkiraan konsensus di 5% YoY. Inflasi inti turun ke 5,5% YoY Apr23, dari sebelumnya 5,6% YoY. PPI juga tercatat menurun ke 2,3% YoY di Apr23 dari 2,7% YoY bulan sebelumnya. Selain AS, China mencatatkan inflasi yang turun 0,1% YoY di Apr23 dari 0,7% YoY di Mar23. Bank of England menaikan suku bunga acuan 25 bps menjadi 4,5%.

Penjualan motor bulan Apr23 turun 19,4% YoY dari bulan sebelumnya yang naik 40,5% YoY. Sementara penjualan mobil turun 29% YoY pada bulan Apr23. Penjualan kendaraan turun karena banyaknya hari libur. Cadangan devisa turun tipis USD 144,2 milyar di Apr23 dari USD 145,2 milyar bulan sebelumnya. Indeks Keyakinan Konsumen naik ke 126,1 di Apr23 dari 123,3.

Picture of the week

Inflasi AS menurun dari bulan ke bulan sesuai yang diharapkan Bank Sentral AS (Pic 1). Meskipun penurunan inflasi sudah menurun jauh namun target masih jauh yaitu di 2%. Sedangkan tingkat pengangguran AS masih kuat di 3,4%. Perdebatan apakah kenaikan suku bunga acuan AS pada awal bulan Mei adalah yang terakhir menjadi perbincangan yang hangat. Sesuatu yang menarik untuk memperhatikan pergerakan rata-rata dari indeks S&P500 dari 14 kali siklus dalam sejarah kenaikan suku bunga acuan AS, indeks akan menguat cepat dan kemudian terkoreksi pada 100 hari setelah kenaikan paling akhir (Pic 2). Setelah 100 hari, indeks berangsur naik kembali. Kami menyarankan investor untuk mempergunakan kesempatan masuk bertahap ke saham global seperti RD MGSED. Begitu pula dengan RD MICB dan RD MITRA saat ini yang atraktif untuk dimiliki karena dukungan fundamental yang baik. Laporan 1Q23 menunjukan, EPS ex-tech & ex-commodity masih dapat bertumbuh 28% yoy.

Important Date

  • Mon, 15 MAY23 ID: Trade balance Apr23
  • Mon, 15 MAY23 ID: Export & Import Apr23
  • Fri, 19 MAY23 JP: Inflation Apr23

Produk 3M Performance YTD Performance
JCI -2,5% -2,1%
LQ45 -2,1% -0,5%
Saham
MITRA +1,0% +2,9%
MICB +1,0% +2,0%
ASEAN5 +0,8% +1,6%
MGSED +2,3% +11,6%
Pendapatan Tetap
MIDU +1,35% +1,74%
MINION -0,43% -2,39%
MIDO2 +2,18% +3,83%
IDAMAN +1,79% +2,25%

Info Lebih Lanjut

Hubungi Mandiri Investasi - (021) 526 3505
‌Whatsapp Mandiri Investasi - 0816 86 0003‌
‌Email Mandiri Investasi - cs@mandiri-investasi.co.id‌
‌Mandiri Investasi - www.mandiri-investasi.co.id
‌Moinves - www.moinves.co.id


DISCLAIMER

‌Pendapat yang diungkapkan dalam artikel adalah untuk tujuan informasi umum saja dan tidak dimaksudkan untuk memberikan saran atau rekomendasi khusus untuk individu atau produk keamanan atau investasi tertentu. Ini hanya dimaksudkan untuk memberikan edukasi tentang industri keuangan. Pandangan yang tercermin dalam konten dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan. Seluruh data kinerja dan return investasi yang tertera di artikel ini tidak dapat digunakan sebagai dasar jaminan perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana.